Rutinkan Korve di Ponorogo, Kantor Setiap Jumat, Hunian Sebulan Sekali

Redaksi | News
oleh

ISTILAH korve semakin populer di Ponorogo sejak Lisdyarita menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo. Kosa kata itu berarti kerja bakti atau gotong royong untuk membersihkan lingkungan. Sebagaimana puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo yang melakukan korve di kawasan alun-alun, Jumat (17/4/2026).

Bunda Lis –sapaan Lisdyarita– turun langsung memimpin aksi bersih-bersih di lapangan besar itu. Alun-Alun Ponorogo selama sebulan lebih menjadi venue pasar malam menandai perayaan Lebaran. “Kami juga mengecek kondisi drainase menyusul adanya laporan genangan air di depan gedung DPRD dan Masjid Agung Ponorogo,” kata Bunda Lis.

Bupati perempuan pertama di Ponorogo itu mengajak masyarakat lebih peduli kebersihan lingkungan. Tanpa kecuali, para pedagang di kawasan alun-alun. Kebiasaan membuang sampah sembarangan berakibat drainase tersumbat. “Saya akan tambah tempat sampah di alun-alun, tolong jaga bersama-sama karena sering hilang,” ungkapnya.

Bunda Lis juga akan merutinkan korve di setiap perangkat daerah hingga seluruh kecamatan dan desa. Kantor-kantor akan menggelar kerja bakti saban Jumat, sedangkan masyarakat membersihkan lingkungan hunian bersama-sama minimal satu bulan sekali. “Agar kebersihan lingkungan selalu terjaga,” kelasnya.

Bunda Lis saat korve di alun-alun didampingi Sekretaris Daerah Agus Sugiarto dan sejumlah kepala dinas. Di antaranya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman Jamus Kunto Purnomo; Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Ringga Dwi Heri Irawan; Kepala Dinas Perhubungan Wahyudi; serta Kepala Dinas Kominfo dan Statistik yang merangkap Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sapto Djatmiko Tjipto Rahardjo.

No More Posts Available.

No more pages to load.