Turnamen Bupati Ponorogo Cup 2026 Diikuti 181 Petenis, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Berjenjang

Redaksi | News
oleh

PONOROGO.KLIKSURABAYA.CO.ID-TUAH Lapangan Tenis Bonrojo tetap ampuh. Turnamen Tenis Bupati Ponorogo Cup 2026 kembali dihelat di lapangan tenis tertua di Ponorogo itu, 22 – 30 Agustus 2026. Jumlah pesertanya tembus angka 180 sehingga membutuhkan waktu pertandingan selama sembilan hari.

Ketua Persatuan Lawan Tenis Indonesia (Pelti) Ponorogo Nurhadi Hanuri menyebut keberadaan 15 klub yang membuat turnamen selalu ramai peserta. Dia merinci 181 petenis yang turun bertanding dalam Turnamen Tenis Bupati Ponorogo Cup 2026. Mereka bermain di kelompok beregu (12 tim), 9 pasangan kategori A, 19 pasangan kategori B, 34 pasangan kategori C, 9 pasangan ganda campuran, serta 15 atlet junior. “Bukti bahwa cabor (cabang olahraga) tenis lapangan memiliki banyak peminat di Ponorogo,” kata Nurhadi, Minggu (23/8/2026).

Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo itu tidak menampik popularitas padel menyebabkan tenis lapangan kembali naik daun. Antara tenis dan padel adalah olahraga raket serumpun. Pun, keduanya telah bertransformasi menjadi gaya hidup modern serta tren sosial di perkotaan.

Bupati Ponorogo Cup juga menjadi bagian dari proses pembinaan atlet secara berjenjang. Dia memastikan mengirimkan tiga atlet yang bakal bertanding di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XV Jatim pada November mendatang di Ngawi. “Peluang Ponorogo cukup besar untuk mendapatkan medali dari cabor tenis lapangan,” yakinnya.

Dia mengungkapkan, Pelti selama ini mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo dalam membina dan menumbuhkembangkan olahraga tenis. Pembinaan berlangsung berjenjang serta berkesinambungan guna mencapai prestasi terbaik di tingkat regional, nasional, maupun internasional. “Kehadiran Bunda (Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita) dalam pembukaan turnamen adalah bentuk konkret dukungan perkembangan cabor tenis lapangan,” ungkap Nurhadi.

Sementara itu, Bunda Lis –sapaan Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita– mengapresiasi upaya Pelti Ponorogo yang getol melakukan pembinaan atlet. Apalagi, sudi menjaring talenta-talenta muda sejak dini melalui program sekolah tenis maupun klub lokal guna mencetak atlet berprestasi. “Pembinaan yang konsisten dapat melahirkan semakin banyak atlet tenis berprestasi yang akan mengharumkan nama Ponorogo,” ujarnya.

Bupati perempuan pertama di Ponorogo itu menyatakan pula dukungan pemkab terhadap perkembangan olahraga. Ini seiring dengan tingginya antusiasme masyarakat dalam berbagai kegiatan olahraga di Ponorogo. “Sesuai dengan slogan keolahragaan Nasional, yaitu “Memasyarakatkan Olahraga dan Mengolahragakan Masyarakat.” Tujuannya menjadikan olahraga sebagai gaya hidup sehari-hari, selain mengembangkan potensi atlet untuk berprestasi,” tegasnya.(***)

No More Posts Available.

No more pages to load.